Selasa, 17/10/2017 09:02 WIB

DPR Minta Polri Tak Salahgunakan Kekuasaan

Aparat kepolisian dinilai telah melakukan abuse of power atau penyelewengan kekuasaan dalam menangani kasus dugaan makar.

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon

Jakarta - Aparat kepolisian dinilai telah melakukan abuse of power atau penyelewengan kekuasaan dalam menangani kasus dugaan makar alias penggulingan pemerintahan yang sah.

Penilaian itu disampaukan Wakil Ketua DPR Fadli Zon, saat audiensi dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq dan petinggi Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF) Majelis Ulama Indonesia (MUI), di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/1).

Menurutnya, penanganan kasus dugaan makar yang menyeret sejumlah tokoh berbanding terbalik dengan kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Kami menerima pengaduan serupa dari putri kandung Proklamator RI, Rachmawati Soekarnoputeri dan kuasa hukum Sri Bintang Pamungkas, terkait penanganan pemeriksaan tertuduh makar dengan cara interogasi sebagai abuse of power," kata Fadli.

Pada perkara dugaan penistaan agama yang menyeret Ahok, kata Fadli, penanganannya dilakukan secara hati-hati. Sementara, dalam penanganan tuduhan makar dilakukan secara serampangan.

Fadli menduga, situasi kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini tercoreng dengan adanya agenda terselubung asing untuk memecah belah negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

TAGS : Pansus Makar Kasus Makar Pansus di DPR




TERPOPULER :

TERKINI

Putri Duterte Tepis Tudingan yang Menyebut Ayahnya Paranoid

Kritikus yang menyebut Presiden Rodrigo Duterte "paranoid...

Zidane Sebut Tottenham Lawan Sulit

Pelatih Zinedine Zidane tak mau sesumbar bisa mengalahkan...

Alami Hasil Buruk, Conte Salahkan Jadwal Padat

Hazard, dkk saat ini sedang terpuruk di Liga Inggris deng...

Lionel Messi Nantikan Anak Ketiga

kedua pasangan yang menikah 30 juni 2017 lalu mengunggah ...

Korut Ajak Jangan Bergabung dengan AS

Jangan bergabung dengan Amerika Serikat dalam tindakan mi...

Trump akan Kunjungi Asia, Minta Dukungan Musuhi Korut?

Gedung Putih mengatakan Presiden Amerika Serikat Donald T...