Selasa, 25/04/2017 23:25 WIB

Peneliti China Buktikan Cabai Mampu Turunkan Risiko Kematian

Menurut Lu Qi, lebih hebatnya lagi kalau tiap hari mengkonsumsi cabai risiko kematiannya bahkan lebih rendah sampai 14%. 

Masakan China rasa pedas

Jakarta - Makanan China seperti halnya makanan Nusantara,  memunyai beragam makanan yang eksotis. Makanan China yang asal-usulnya berasal dari daeraih Guang Dong atau Guang Zhou atau Kanton, rata-rata menggunakan cabai dengan segala macam variasi dan cara pengolahannya.

Bagi orang Amerika makanan China yang pedas di antaranya adalah mapo tofu dan hot pot. Dua menu ini adalah menu khas Kanton yang dalam sejarah merupakan asal-usul para pelaut Cina yang pernah berlayar ke seluruh penjuru dunia dari Madagaskar, Nusantara, Formosa hingga pantai barat Brazilia.

Lu Qi peneliti di Harvard School of Public Health, adalah salah seorang peneliti yang berasal dari China. Dia adalah ahli epidemiologist. "Hampir tiap hari aku memakan yang terasa  pedas," kata Lu Qi.

Tradisi makanan pedas inilah yang menginspirasi Lu qi bersama rekan-rekannya melakukan penelitian pada kurang lebih 500 ribu orang di China yang mempunyai tradisi makan pedas. Penelitian itu menemukan bahwa asupan cabai tiap hari ternyata mempunyai dampak yang bagus bagi kesehatan.

Podcast Christoper Intagliata di situs Scientifif American, pada bulan Agustus tahun 2015 lalu mencatat bahwa penelitian Lu Qi yang dilakukan di Cina memperlihatkan bahwa orang yang mempunyai kebiasaan makan cabai beberapa kali dalam seminggu ternyata mempunyai tingkat risiko kematian 10 persen lebih rendah daripada yang tidak mempunyai tradisi itu.

Penelitian itu melibatkan setengah juta orang yang berumur antara 30 hingga 79 tahun. Mereka diberi pertanyaan tentang tradisi makan mereka, Sesudah itu data yang diperoleh kemudian ditelusuri sampai rata-rata tujuh tahun.  Selama masa itu 20.000 orang meninggal.

Setelah menghitung beberapa faktor seperti kebiasaan merokok, dan pendapatan orang-orang yang diteliti, peneliti menemukan bahwa risiko kematian mereka pada yang gemar makanan pedas ternyata 10% lebih rendah daripada yang tidak suka.

Menurut Lu Qi, lebih hebatnya lagi kalau tiap hari mengkonsumsi cabai risiko kematiannya bahkan lebih rendah sampai 14%.  Manfaat cabai ini juga merata baik pada laki-laki ataupun perempuan, Penelitian itu sendiri  dipublikasikan di British Medical Jurnal bulan Juni 2015.

TAGS : Khasiat Cabai

TERKAIT




TERPOPULER :

TERKINI

Lagi, Bale Menepi Empat Pekan

Cedera kali membuatnya absen hingga enam pekan selama Apr...

KPK Bidik Bos Gajah Tunggal Tbk Sjamsul Nursalim

Dalam kasus itu, BDNI milik Sjamsul Nursalim mendapat SKL...

Kecewa Wasit, Toure Ingin Derby Manchester Tanpa Wasit

Menyusul kekalahan Manchester City kontra Arsenal di Pial...

Program Pembangkit Listrik 35.000MW Jalan Terus

perkiraan capaian 19.000-20.000 MW pada 2019 disesuaikan ...

Menaker Ingin Perayaan May Day Punya Daya Tarik Wisata

Menaker merasa heran karena meski jumlah keikutsertaan bu...

Sky Train Bandara Soetta Datang Pertengahan Mei

Menjelang Lebaran, jalur antara Terminal 2 dan 3 sudah bi...