Selasa, 28/02/2017 04:00 WIB

Peneliti China Buktikan Cabai Mampu Turunkan Risiko Kematian

Menurut Lu Qi, lebih hebatnya lagi kalau tiap hari mengkonsumsi cabai risiko kematiannya bahkan lebih rendah sampai 14%. 

Masakan China rasa pedas

Jakarta - Makanan China seperti halnya makanan Nusantara,  memunyai beragam makanan yang eksotis. Makanan China yang asal-usulnya berasal dari daeraih Guang Dong atau Guang Zhou atau Kanton, rata-rata menggunakan cabai dengan segala macam variasi dan cara pengolahannya.

Bagi orang Amerika makanan China yang pedas di antaranya adalah mapo tofu dan hot pot. Dua menu ini adalah menu khas Kanton yang dalam sejarah merupakan asal-usul para pelaut Cina yang pernah berlayar ke seluruh penjuru dunia dari Madagaskar, Nusantara, Formosa hingga pantai barat Brazilia.

Lu Qi peneliti di Harvard School of Public Health, adalah salah seorang peneliti yang berasal dari China. Dia adalah ahli epidemiologist. "Hampir tiap hari aku memakan yang terasa  pedas," kata Lu Qi.

Tradisi makanan pedas inilah yang menginspirasi Lu qi bersama rekan-rekannya melakukan penelitian pada kurang lebih 500 ribu orang di China yang mempunyai tradisi makan pedas. Penelitian itu menemukan bahwa asupan cabai tiap hari ternyata mempunyai dampak yang bagus bagi kesehatan.

Podcast Christoper Intagliata di situs Scientifif American, pada bulan Agustus tahun 2015 lalu mencatat bahwa penelitian Lu Qi yang dilakukan di Cina memperlihatkan bahwa orang yang mempunyai kebiasaan makan cabai beberapa kali dalam seminggu ternyata mempunyai tingkat risiko kematian 10 persen lebih rendah daripada yang tidak mempunyai tradisi itu.

Penelitian itu melibatkan setengah juta orang yang berumur antara 30 hingga 79 tahun. Mereka diberi pertanyaan tentang tradisi makan mereka, Sesudah itu data yang diperoleh kemudian ditelusuri sampai rata-rata tujuh tahun.  Selama masa itu 20.000 orang meninggal.

Setelah menghitung beberapa faktor seperti kebiasaan merokok, dan pendapatan orang-orang yang diteliti, peneliti menemukan bahwa risiko kematian mereka pada yang gemar makanan pedas ternyata 10% lebih rendah daripada yang tidak suka.

Menurut Lu Qi, lebih hebatnya lagi kalau tiap hari mengkonsumsi cabai risiko kematiannya bahkan lebih rendah sampai 14%.  Manfaat cabai ini juga merata baik pada laki-laki ataupun perempuan, Penelitian itu sendiri  dipublikasikan di British Medical Jurnal bulan Juni 2015.

TAGS : Khasiat Cabai

TERKAIT




TERPOPULER :

TERKINI

Menteri KLH Siapkan Regulasi Anti Kantong Plastik

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar...

Rizieq Shihab Jadi Saksi Ahli, Kapolri Minta Jaga Situasi

Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menghimbau kepada ...

Jadi Terbesar ke-4 di Dunia, HPM Siap Tambah Investasi di Indonesia

Penjualan mobil Honda di Indonesia saat ini merupakan yan...

Tersangka Bom Bandung Dikenal Sebagai Pedagang Aksesoris

Yayat memiliki seorang istri yang sampai saat ini tidak d...

Penyuap Bupati Klaten Segera Digiring ke Pengadilan Tipikor

Dengan pelimpahan tahap dua ini, Jaksa KPK memiliki waktu...

PKB Ingatkan Pentingnya Peran Ulama

Halakoh Ulama Rakyat merupakan salah satu kegiatan paling...