Selasa, 26/09/2017 00:03 WIB

Kenaikan Harga Cabai, Rawan Munculnya Kebijakan Impor

Darmadi menyayangkan pemerintah gagal memproteksi terjadinya lonjakan harga bahan pokok.

Ilustrasi cabai

Jakarta - Anggota komisi VI DPR Darmadi Rudianto mengingatkan pemerintah tidak memanfaatkan lonjakan harga cabai dengan melakukan kebijakan impor. Menurutnya, pemerintah kerap bereaksi melakukan kebijakan impor tanpa memikirkan konsekuensi bagi petani.

"Impor merupakan cara termalas yang bisa dilakukan oleh seorang menteri untuk menyelesaikan masalah. Jangan impor pokoknya. Masih ada cara lain," ujar saat dihubungi di Jakarta, Kamis (5/1/2016).

Darmadi menyayangkan pemerintah gagal memproteksi terjadinya lonjakan harga bahan pokok. Seharusnya, kata dia, pemerintah memiliki sistem antisipasi dengan berpijak pada data produksi komoditas cabai yang dimilikinya.

Terkait kenaikan harga cabai, Darmadi mengatakan faktor kemungkinannya dipengaruhi gagal panen petani. Kendati demikian, ia menilai gagal panen tidak secara keseluruhan menimpa petani cabai di seluruh daerah di Indonesia.

Darmadi curiga, pemerintah tidak memiliki data produksi komoditas pertanian yang akurat. Sehingga gagal memenej pemerataan distribusi.

"Ada yang surplus dan ada yang gagal. Nah, mestinya daerah yang surplus cabainya bisa dikirim ke daerah yang gagal," ucapnya

TAGS : Harga Cabai Darmadi Rudianto




TERPOPULER :

TERKINI

Tampil Mengejutkan, Rossi Tuai Pujian

Penampilan mengesankan itu membuat pebalap asal Italia me...

Selangkah Lagi Gareth Barry Torehkan Rekor di Liga Inggris

Mantan pemain Manchester City, Gareth Barry selangkah lag...

Bupati Pamekasan Segera Jalani Sidang Pengadilan Tipikor

Hari ini, Senin (25/9/2017) tim penyidik melimpahkan berk...

Buset, Han Seo Hee Bocorkan Ukuran "Anu" T.O.P

Artis cantik tersebut membeberkan ukuran kelamin sang man...

Kingsman Jadi Film Terlaris di Amerika

Kingsman mendapat penghargaan sebagai film terlaris di Am...

Benzema Jadi Korban Kecelakaan

Penyerang Real Madrid Karim Benzema dikabarkan menjadi ko...