Minggu, 26/02/2017 19:55 WIB

Pertamina-NU Kerjasama Perkuat Jaringan Distribusi BBM

Lingkup potensi kerja sama untuk nota kesepahaman yang berlaku selama lima tahun ini meliputi pengembangan usaha niaga, investasi, dan pembangunan pada sektor migas; pengembangan, investasi dan pemanfaatan energi baru dan terbarukan serta konservasi energi.

BBM langka

Jakarta - PT Pertamina (Persero) dan Nahdlatul Ulama (NU) menjalin kerja sama pengembangan ekonomi umat berbasis energi dengan salah satu tujuan memperkuat jaringan distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke seluruh Nusantara.  Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto dan Ketua Umum Pengurus Besar NU Said Aqil Siroj di Kantor Pengurus Besar NU (PBNU).

"Kebijakan pemerintah adalah bagaimana BBM satu harga untuk nusantara, tentu kaitannya perlu jaringan distribusi yang kuat. NU berada di seluruh nusanatara menjadi kekuatan `networking` kerja sama dengan Pertamina untuk mermperkuat jaringan distribusi," kata Dwi di Jakarta, Rabu (4/1).

NU sebagai organisasi yang didukung oleh masyarakat mencapai 40 juta jiwa dari berbagai lapis kalangan ini dinilai berpengaruh dalam konteks sosial maupun ekonomi. Dengan posisi tersebut, Pertamina sebagai BUMN energi Indonesia tergerak untuk bekerja sama dalam melakukan optimalisasi pengembangan, pemanfaatan, dan konservasi energi.

Ada pun lingkup potensi kerja sama untuk nota kesepahaman yang berlaku selama lima tahun ini meliputi pengembangan usaha niaga, investasi, dan pembangunan pada sektor migas; pengembangan, investasi dan pemanfaatan energi baru dan terbarukan serta konservasi energi. Selain itu, kerja sama juga meliputi pengabdian masyarakat yang diorientasikan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, lingkungan dan kemaslahatan umat.

Menurut Dwi, seperti dilansir Antara, kerja sama ini dapat mempercepat kebijakan BBM satu harga di seluruh wilayah Indonesia. "Kecepatan bagaimana orang membeli dengan harga yang sama, dengan membuka agen menjadi kunci. Kalau nunggu (BBM) dari Pertamina pasti lama, kalau swasta terlibat dalam pembukaan agen bisa meningkatkan distribusi," ujarnya.

Ketua Umum PBNU Said Aqil menyambut baik kerja sama ini karena dapat memeratakan kesejahteraan masyarakat. "Prinsip NU, konglomerat harus ada pemerataan, tidak hanya pertumbuhan tetapi juga pemerataan. Kerja sama ini sudah sangat tepat," kata Said.

TAGS : NU Pertamina Distribusi BBM




TERPOPULER :

TERKINI

Indonesia - Australia "Damai" Soal Perseteruan Militer

Sementara itu, Presiden Jokowi menyakinkan hubungan lainn...

Ribuan Demonstran, Tolak Kebijakan "Perang Narkoba" Duterte

Bagi para mendemo, kebijakan itu dikhawatirkan memicu ter...

Pleno KPUD Jakarta Putuskan Ahok Raih 42,99 persen


Dengan raihan itu, makan diputusan akan berlangsung...

Menag Minta Agama Jangan Dipolitisasi

Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia Lukman Hakim Sai...

Australia-Indonesia Kembali Bangun Kerja Sama Militer

Perdana Menteri Australia, Malcom Turnbull dan Presiden I...

Deretan Fitur yang Dimonitor Komputer Mobil

Tak sedikit orang beranggapan bahwa fungsi ECU adalah unt...